February 8, 2010

TV Shows

Sinetron. Inpohtainment. Drama Reality Show. Geee,,, mungkin sebagian dari kita dah mulai jenuh sama ketiga jenis program TV tersebut. Saya pun demikian, errrr walau tidak terlalu jenuh juga ma inpohtainment, maklum harus update inpoh tentang kelakuan para seleb *cari-cari alesan*

Yaaa, dulu mungkin saya penggemar berat sinetron. Tapi itu semua sudah lama saya tinggalkan semenjak ceritanya makin riwet dan gak karuan. Kalo ratingnya naek mulai deh makin aneh ceritanya, dipanjang-panjangin, ampe yang nonton bosen sendiri, trus rating turun, baru deh SELESAI! *ooowh, sinetron Indonesiah!*

Santai,,, santai,,, di postingan ini saya gak khan ngebahas ketiga jenis program TV tersebut. Saya yakin anda juga dah jenuh, nonton aja jenuh gimana kalo dibahas satu-satu *langsung close window*.

Yang mo saya bahas adalah My Ten Favourite TV Shows yang saat ini sering saya tonton. Maklum sebagai mahasiswa yang tak punya pekerjaan tetap, kalo lagi ga kuliah or ngerjain tugas atau maksain diri nyari-nyari bahan skripsi, saya paling demen mencet-mencet remote TV tuk mencari-cari program favourite saya ^^

  1. America’s Got Talent. Kalo ga salah acara ini baru dua atau tiga pekan diputar di Indosiar. Konsepnya seperti Indonesian Idol dengan 3 juri yang mengomentari penampilan tiap peserta. What makes it different is the participant can perform anything! Singing, dancing, Magicing *rada maksa bahasanya*, cheerleading, or whatever talented thing.

    Bakat-bakat yang ada kadang aneh-aneh dan gak jarang saya ngakak liat kelakuan para pesertanya, hihihihi. Tapi kadang saya juga terdiam menontonnya, karena terkadang acara ini menunjukan sisi personal dari peserta yang mengajarkan saya akan sesuatu yang kadang terlupakan, yaitu Hope and Dream. Sometimes I feel so touched with their struggle *mulai mellow*

  2. Drama Korea. Owww yeaaah! Saya suka drama korea! Tidak seperti sinetron-sinetron pada umumnya, darama korea ini cerita dan porsinya pas. Pas lucunya, pas dramanya, pas romantisnya, dan satu lagi, pas banget buat mata saya, ganteng-ganteng bow pemaennya :lol:

    Entah sejak kapan saya mulai menyukai drama korea, dan entah sejak kapan pula saya jadi punya impian untuk berkunjung ke negeri Korea dan bernasis ria menggunakan pakaian tradisional Korea *iri sama mamah-papah sayah :( *. Bahkan saya sangat ingin belajar bahasa Korea! Well, paling lambat tahun depan saya harus mulai belajar bahasa Korea! Aamiin.

  3. Ala Chef. I just like the part when The Chef says ” This is it, —name of food— Ala Chef Farah Queen” Dan selebihnya cuman saya pelototin tanpa mempelajari menu yang ditayangkan
  4. Take a Celebrity Out. Entertaining! :D
  5. Are You Smarter Than a Fifth Grader. It makes me keep questioning to myself, “Am I?!” *nyengir*
  6. OJV. OKB. Kejar Tayang. The reason I like watching this three of shows : make me laugh!
  7. Bengkel Hati. Mamah & AA “curhat donk”. Keduanya merupakan acara sejenis kuliah subuh yang tayang selepas subuh. Keduanya memiliki konsep yang berbeda. Kalo Mamah & AA umumnya membahas tentang ibadah sehari-hari atau problema rumah tangga yang dihadapi para ibu-ibu. More to daily issues. Sedangkan Bengkel Hati berisikan tentang masalah-masalah penyakit yang diderita para penontonnya. Umumnya para penonton menceritakan tentang penyakit-penyakit yang mereka derita dan meminta solusi tuk penyakit-penyakit tersebut.

    Acara ini sungguh menarik, karena yang saya perhatikan dari acara ini adalah setiap hal di masa lalu yang terus menerus kita lakukan bisa berdampak bagi masa sekarang atau masa yang akan datang. Dan yang selalu ditekankan pada acara ini adalah : kami memberi solusi bukan menyembuhkan. Kalo mo sembuh ke dokter aja ciiin! Hehehehe….

    Oiyah, saya kasih contoh singkatnya aja yah tuk menggambarkan acara bengkel Hati ini. Misal ada orang yang terkena stroke yang tak kunjung sembuh. Ternyata hal ini bisa dikarenakan beliau itu sering menahan jengkel pada keluarganya, entah istri yang kadang susah diatur atau anak yang sering ngeyel, tapi kejengkelan ini dia tahan terus dengan cara diam. Atau kisah seorang Bapak yang kakinya sulit tuk berjalan, setelah ditanya-tanya hal ini dikarenakan beliau sering bertindak kurang lembut *bila tak ingin disebut kasar* kepada anak atau istrinya dan sering melakukan amalan yang tidak diajarkan oleh Rosululloh saw. Dan Holaaaa, setelah Beliau mengakui dan berikrar dengan tulus tuk tidak mengulanginya lagi kakinya bisa berjalan kembali.

  8. The Golden Ways. Om Mario Teguh yahud lah pokoknya! Salam Superrrrrrr ^^
  9. Oprah Winfrey Show. Banyak banget issue yang dibahas diacara ini. Tapi saya paling suka kalo sedang membahas tentang resolution seseorang yang ingin menjadi lebih baik. They know something wrong with them, but dunno how to change it! Then here we come Ms. Oprah who can help them! I love watching the process of those kind of things. Makes me learn something.
  10. Upin & Ipin. Betul, betul, betul! Good show for kids ;)

That’s my 10 TV Shows that I usually watch recently. Hmmm, mungkin kalo saya berlangganan TV Kabel akan ada puluhan list yang saya tulis disini *ga yakin bakal ngerjain tugas kuliah kalo langganan TV Kabel*

February 4, 2010

Problems

Masalah datangnya bertubi-tubi ya,, entah ga bisa antri dulu atau emang begitu adanya :(

Dan lagi-lagi manusia mengeluh atas segala masalah yang datang menghampirinya :(

Atau lebih parahnya lagi terbawa emosi akan masalah yang melandanya :(

Maybe that’s life ! Istilahnya gak hidup kalo ga da masalah! Tapi kalo ga da masalah alangkah tenangnya hidup inih, but flat! ga asik juga yah *serba salah*

Nah kalo banyak masalah berarti jd banyak pikiran donk! dan saking banyak nya pikiran yang ada hingga membuat hati tak tenang, tak tentram, tak damai, dan tak-tak-tak-tak-tak-tak-ku-tak-mau-tak *Rhoma Irama mode on sambil genjreng-genjreng gitar*

Berdasarkan buku yang saya baca *hihi tumben bacaannya bener* pikiran itu ibarat awan yang melintas di atas langit. Begitu banyaknya awan yang merepresentasikan pikiran kita kadang membuat kita tak tenang. Maka fokuslah pada langitnya, bukan awannya. Supaya pikiran-pikiran tersebut tidak terlalu mengganggu kita hingga membuat hati tak tenang.

Hmm saya juga bukan manusia sempurna apalagi suci yang bisa amat sangat tenang menghadapi masalah yang melanda. Saya bisa menangis *tp ini jarang2, tergantung case-nya ajah. kalo pun nangis seringnya karena nonton film india :lol: * atau bahkan cemberut seharian karena memikirkan masalah-masalah yang ada di depan mata. See! MEMIKIRKAN! Jadi, kadang kita sering terperangkap ke dalam pikiran kita sendiri *saya musti banyak belajar lagi tentang hal ini*

Hmm simpelnya mungkin serahkan saja semuanya pada Alloh. Yakinlah apa pun itu akan berlalu. Sekarang hanya bagaimana caranya kita menghadapi dan menjalani masalah tersebut sebaik mungkin. Anggap saja semua itu adalah awan-awan yang berjalan di atas langit biru yang kita miliki, seiring dengan berjalannya waktu awan-awan tersebut juga akan hilang entah kemana.

Just face it and solve it. Think too much about it won’t help you, just make you feel unhappy.

Marilah sama-sama kita mencari ketenangan dalam setiap masalah yang melanda. Pasti bisa! Yakin! InsyaAlloh! Bismillah…. ^^

#hanya sebuah tulisan yang terinspirasi dari beberapa teman dan diri saya sendiri pastinya. I’m my own inspiration! *cih, tetep narsis*

January 29, 2010

Dian Oktaviani

Hmm,, saya sebenrnya agak khawatir dengan judul dari postingan ini, khawatir tulisan ini terjerat di dalam list-nya Mbah Google. Tapi sudahlah,,, silahkan lanjut bacanya ^^

Yuph! That’s my real name, Dian Oktaviani. Narsis ?! tidak! Saya sedang tidak narsis dengan menuliskan nama saya sendiri di judul postingan blog ini. Hanya ingin mengungkapkan sedikit unek2 tentang nama ini :D

Eh tunggu, kok bisa disapa ‘Deee’?! Hiayaaah! Itu liat aja dipostingan yg inih yah!

Dian Oktaviani. Well, tidak ada yang salah dengan mana ini. Ini nama pemberian dari nenek saya, dimana Dian artinya obor, pelita, lampu, dan apa pun itu yang menyala dan bisa memberi penerangan bagi sapa pun disekitarnya *hmm, mungkin saya harus bawa senter tiap hari agar makna nama ini benar-benar menjadi kenyataan :D * Entah nama ini diambil dari bahasa apa dan entah kenapa bisa seperti itu artinya. Eniwei, bukan artinya yang ingin saya bahas di sini. Tapi tentang namanya itu sendiri. Here we go!

*typing* d i a n o k t v i a n i *enter*

*see the result* Urutan 110 dari sekitar 103,000 hasil telusur untuk dian oktaviani. (0.07 detik). See! banyak banget kata Dian oktaviani yang nyangkut di listnya mbah Google! And from those 103,000 links are not only pointing to me. Bukan, bukan! Saya tidak gila publikasi yang mengharuskan Mbah google menunjukan profile saya di semua hasil telusurannya. Tapi hal ini menunjukan banyak bener yg punya nama Dian Oktaviani sehingga saya terkena beberapa dampaknya!

  1. Banyak email yang salah alamat!

    Lah, kok email salah alamat?! Nah itu yg saya bingung! Email yahoo saya emang klasik alias pake nama asli ga di gayak2in dengan nama yang aneh-aneh *ini dikarenakan saya pelupa, nanti yg ada saya lupa id email saya apah :D *. Belum lama ini saya mendapat beberapa email dari orang-orang tak dikenal yang isinya tentang materi makro ekonomi atau mikro ekonomi, atau er,,,, *duh, lagi-lagi saya lupa, tapi kurang lebih begitulah*. Sepertinya saya seorang Dosen yang member tugas kepada mahasiswanya untuk menulis ringkasan tentang materi tersebut in english. Duuh bu dosen, kalo nulis alamat email jangan salah dounk, kasian khan mahasiswanya

    Pernah juga ada yang mengirim email ke saya tuk meminta nomer rekening saya. Kalo gak salah untuk mentransfer DP untuk seminar yang saya *atau tepatnya another dian oktaviani* isi nantinya. Beruntung saya tidak khilaf, jadi saya kirim email balesan kalo saya bukan orang yang dimaksud.

  2. Banyak orang tak dikenal menyapa saya di YM!
  3. “haloo, mba! Acara kemaren kapan lagi diadain.. blablabla…”

    Saya cuman bisa bengong bacanya. Duh ney org sok kenal sekali! Emang kemaren ada acara apah?! Arisan? Kawinan? Nujuh bulanan?! Haaah! Saya masih single!!! *mulai lebay*. Mungkin inilah sebabnya saya tidak meng-approve semua id ym yang meng-add saya sebagai teman, hanya yang saya kenal saja yang saya approve. Gak da maksud sombong, cuman mo sedikit angkuh ajah! Hahaha sama ajah! *kidding*

  4. Twitter!

    Nah, ini juga rada bermasalah! Dulu saya pake id twitter dengan email yahoo saya. Tapi setelahnya saya ganti dengan id gmail saya. Tapi entah mengapa ada twitter dengan menggunakan id email yahoo sayah! Loh kok?! Haduuuh, gak ngerti deh! Jadinya beberapa teman saya malah follow itu twitter, padahal it’s not mine! Jadilah harus konfirmasi dulu ke mereka *tepok jidat*

Ada juga facebook! Tapi cuman sekali ajah yang tiba2 kirim message gak jelas. Kayaknya lagi mencari2 seseorang yang bernama sama dengan saya *pasaran abeees*

Sebenernyagak gitu besar siy dampak akan nama inih. Tapi kadang cukup ganggu juga . Beginilah punya nama yang terlalu bagus ampe2 pasaran :lol: . Saran dari saya, buat para orang tua yang akan punya anak, atau kakek-nenek yang akan punya cucu, carilah nama lain yang lebih kreatif, unik, dan sarat makna :D *biar populasi manusia dengan nama Dian Oktaviani tidak bertambah lagi :D

*lagi-lagi postingan yang tidak sarat makna*

January 23, 2010

Chocolate

Chocolate! Sapa sih yg ga doyan coklat! Walo kebanyakan cewek2 ngindarin makan coklat dengan alesan bisa mengganggu mata a.k.a mengganggu pandangan mata mereka tiap kali bercermin karena takut bagian-bagina tubuh tertentu jadi menggumpal dan ga enak diliat, saya tetep suka bgt yang namanya coklat dengan segala konsekuensinya!

Pantang bagi saya menolak pemberian coklat dari orang lain *hihihi, makasih ya bagi org2 yg dah pernah ngasih saya coklat :D * Karena coklat bisa memberikan euphoria tersendiri bagi saya. Selain enak, it can make me feel better somehow! Mungkian karena coklat bisa memicu pembentukan dopamine, theobromine, dan serotin yaitu hormon-hormon yang memberikan perasaan euphoria yang bikin ketagihan *inpoh ini disadur dari majalah kesehatan saat saya sedang merawat Mamah saya yang sedang sakit! InsyaAlloh inpohnya valid kok :D *

Saat mood saya sedang drop yang saya cari pasti coklat! Entah karena enak atau karena kandungan zat di dalamnya, mood saya jadi naek sedikit demi sedikit. Waktu mamah saya sakit dan sedang di rawat di rumah sakit, coklat yang bikin perasaan saya jadi lebih baik pada saat semangat saya mulai luntur atau lemes liat kondisi mamah saya. Di depan beliau saya harus tegar, tp sebenrnya mah lemes juga, apalagi ngeliat parade selang infus-jarum suntik-darah tiap hari *selain parade buah-snack-biscuit-roti-kue yang bikin perut laper terus*. Fufufufu, bener-bener bikin lemes. Nah kalo dah kayak gini, langsung deh ngibrit ke lantai dasar tuk sekedar beli coklat di kantin rumah sakit! Sayang di sana gak ada coklat fave saya, Cadbury ZIP, adanya cuman beng-beng. But that’s better than not at all :D

So ladies, jangan ragu makan coklat! dan jangan ragu juga ngasih saya coklat secara cuma-cuma, hohoho… *pengennya sambil ngunyah coklat cadbury Zip, tp lagi ga ada stok L *

January 17, 2010

Mamah Sakit :(

Hoaaaah! hari esok bener2 misteri. Banyak hal yang tak terduga yang bisa terjadi esok atau bahkan satu atau dua detik yang akan datang. Seperti halnya penyakit. Orang yang terlihat segar bugar bisa dengan tiba-tiba diserang penyakit yang tak terduga. Mamah saya contohnya :(

Rabu kemarin, mamah saya dirawat di Rumah sakit :( ada kista bernanah di dekat ovarium kanannya dan dengan terpaksa harus menjalani operasi untuk menanggakat kista tersebut dan karena sudah mengenai ovarium kanan mamah saya, jd dengan terpaksa ovariumnya ikutan diangkut dokter :cry:

Jum’at siang, mamah saya dioperasi, ternyata saat operasi diketahui usus buntunya pecah! Ya Robbi… Dan sekali lagi dengan terpaksa usus buntunya pun di potong bersamaan dengan ovarium kanannya. Saya sempat dipanggil sama dokter setelah opearsi selesai. Apendiks dan ovarium kanan mamah saya diperlihatkan oleh sang dokter. God! Itukah bagian2 yang terinfeksi.. *sambil nelen ludah melihat daging kecil yang meringkel di dalam toples kecil*

Saya sangat prihatin melihat kondisi mamah saya. Beliau yang biasanya terlihat sehat dan kuat sekarang terkulai lemas di atas ranjang rumah sakit. Tapi ada saat-saat yang entah mengapa saya merasa bersyukur. Bersyukur karena saya tidak mengambil jurusan kedokteran atau keperawatan, kalo tidak mungkin tiap hari saya harus terjebak dengan pekerjaan yang selalu berkaitan dengan jarum suntik! tidaaak! *parno gila* Tapi untungnya gak semua org kayak saya, kalo gak sapa yg bakal nyembuhin mamah saya?! *sekali lagi bersyukur masih banyak anak kecil yang berniat jadi dokter selain jadi artis!*

Saat ini mamah saya masih dirawat di Rumah Sakit. Saya minta doanya supaya mamah saya diberikan kesembuhan dan kesehatan. Terima kasih juga buat temen2 yang selalu mendoakan serta memberi support pada saya dan mamah saya, yang selalu menanyakan keadaan mamah saya via sms atau telp, atau bahkan yang rela meluangkan waktunya untuk menjenguk mamah saya, Guys I really appreciate it.. Thengkyu So much, kehadiran kalian paling tidak bisa membuat saya tersenyum atau bahkan tertawa sejenak *big hug for all of you*